Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang memberikan
informasi kuantitatif tentang posisi keuangan dan perubahan-perubahannya, serta
hasil yang dicapai selama periode tertentu. Laporan keuangan dapat dijadikan
media yang dapat dipakai untuk meneliti kondisi kesehatan perusahaan, dimana
laporan keuangan tersebut terdiri dari neraca, perhitungan rugi laba, ikhtisar
laba ditahan dan laporan posisi keuangan.
Laporan
Keuangan Konvensional
·
Unsur
Laporan Keuangan Perusahaan Konvensional
Unsur utama
Laporan Keuangan terdiri dari :
1. Laporan Laba Rugi ( Income Statement )
2. Laporan
Perubahan Ekuitas (untuk perusahaan perseorangan)
(Capital Statement) atau Laporan Saldo Laba (untuk perseroan
terbatas) (Retained Earning Statement)
3. Neraca ( Balance
Sheet )
4. Laporan Arus
Kas ( Cash Flow Statement )
5. Catatan Atas
Laporan Keuangan
Laporan
Keuangan Koperasi
Setelah
tahun buku Koperasi ditutup, paling lambat 1 (satu) bulan sebelum
diselengggarakan rapat anggota tahunan, Pengurus menyusun laporan keuangan
tahunan yang memuat sekurang-kurangnya :
- Perhitungan tahunan yang terdiri dari neraca akhir tahun buku yang baru lampau dan perhitungan hasil usaha dari tahun yang bersangkutan serta penjelasan atas dokumen tersebut.
- Keadaan dan usaha koperasi serta hasil usaha yang dapat dicapai.
Laporan
keuangan tersebut harus ditandatangani oleh semua anggota pengurus. Apabila
salah seorang pengurus tidak menandatangani laporan tahunan tersebut, anggota
yang bersangkutan harus menjelaskan alasannya secara tertulis. Persetujuan
terhadap laporan tahunan termasuk pengesahan perhitungan tahunan merupakan
penerimaan pertanggungjawaban pengurus oleh rapat anggota.
Bentuk dan
format laporan keuangan koperasi telah diatur oleh Ikatan Akuntan
Indonesia (IAI) dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 27
tentang Akuntansi Perkoperasian (Revisi 1998), sebagai berikut :
·
Unsur Laporan Keuangan Koperasi:
1. Neraca
2. Perhitungan Hasil Usaha
3. Laporan Arus Kas
4. Laporan Promosi Ekonomi Anggota
5. Catatan atas Laporan Keuangan
Yang paling membedakan laporan keuangan badan usaha
koperasi dengan badan usaha lainnya, antara lain dapat terlihat dari adannya
laporan promosi ekonomi anggota dalam koperasi sedang pada usaha lain, laporan
keuangan tersebut tidak ada. Laporan promosi ekonomi anggota merupakan laporan keuangan
yang menggambarkan manfaat-manfaat yang diterima oleh anggota dari badan usaha
koperasi bersangkutan. Hal tersebut timbul karena anggota koperasi mempunyai
identitas ganda (the dual identity of the member), yaitu anggota sebagai
pemilik juga sekaligus sebagai pengguna jasa dari koperasi bersangkutan (user
own oriented firm). Koperasi akan lebih mengutamakan pelayanan terhadap
anggotannya dibandingkan dengan pelayanan terhadap non anggota.
Laporan Keuangan Koperasi
Laporan Keuangan non Koperasi
Laporan Keuangan Koperasi
Laporan Keuangan non Koperasi


No comments:
Post a Comment